English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Showing posts with label artikel. Show all posts
Showing posts with label artikel. Show all posts

11 August 2010

Tips Sehat Ketika Puasa

Dua keluhan terbesar saat puasa, selain lapar tentunya, yaitu bau mulut jadi nggak sedap, dan maag jadi kambuh, eitss, jangan sampai itu jadi penghalang! Malu dong kalau nggak puasa... So, just follow these tricks!
Mulut Tidak Bau

Kenapa Puasa Jadi Bau Mulut, Ya?
·     Karena sejak imsak sampai maghrib lambung kita dalam keadaan kosong. Keadaan ini menimbulkan hawa yang keluar lewat mulut menjadi tidak sedap.
·     Lama tidak minum, mulut jadi kurang saliva atau air ludah. Saliva selain berfungsi menjaga keseimbangan cairan, bisa membasahi dan membersihkan rongga dan membunuh bakteri patogen. Nah, karena berkurangnya saliva, bakteri itu bertambah banyak dan menimbulkan bau.
·     Bau mulut juga bisa pertanda sakit, atau ada kelainan dalam mulut. Misalnya, karena gigi berlubang, sisa akar, karang gigi, radang gusi atau tambalan gigi yang rusak
Tricks:
·     Cukup minum air putih saat sahur, dan banyak makan sayur dan buah yang berkadar air banyak kayak melon, semangka atau jeruk.
·     Hindari makanan yang menimbulkan bau kayak bawang merah, bawang putih, petai, jengkol, durian, ikan, daging, dan berbagai produk susu.
·     Gosok gigi setelah sahur, setelah berbuka puasa, dan sebelum tidur.
·     Perhatikan juga kebersihan lidah. Permukaan lidah itu tempat nyaman untuk perkembangbiakan bakteri penyebab bau mulut.
·     Kalau perlu, pakai dental floss biar bersihnya semakin tunas.
·     Pakai cairan kumur antiseptik saat sahur, terutama yang mengandung essential oil, yang ampuh membunuhkuman penyebab bau mulut. Tapi, juga jangan berlebihan karena cairan kumur bisa menyebabkan iritasi dan merusak lingkungan biologi di dalam mulut.
·     Tidak meroko dan mengurangi minuman berkafein.
·     Oh ya, biasanya bibir juga jadi kering banget pas puasa. Boleh aja pakai lip-gloss, tapi bibir jgn dijilat, ya!

Perut Bersahabat

Saat Puasa, Apa yang Terjadi Pada Lambung?
·     Setelah empat jam dari sahur, lambung sudah kosong dan beristirahat sampai berbuka. Walaupun tidak ada makanan, asam lambung tetap dihasilkan. Dan jika berlebihan, bisa menyebabkan sakit maag. Berubahnya pola makan kita akan mengubah pola produksi asam lambumg juga. Nah, proses penyesuaian ini juga menimbulkan maag.
·     Meskipun perut kosong sekitar 14 jam, kita tidak perlu cemas. Tubuh punya cukup energi untuk beraktivitas., yaitu dari cadangan energi berupa lemak dan glikogen yang ada di kulit.
Tricks:
·     Maag saat puasa bisa dipengaruhi makanan dan minumankita saat sahur dan buka. Jadi hindari:
-     Makanan terlalu pedas dan terlalu asam.
-     Makanan yang kandungan gasnya tinggi, seperti kol, nangka, ubi, minuman bersoda, alkohol, dan kopi.
-     Karbohidrat yang gasnya tinggi kayak beras, ketan, mie, bihun.
-      Gorengan, karena melemahkan klep kerongkongan bawah yang membuat naiknya cairan lambung ke kerongkongan.
-     Merokok, karena juga bisa meningkatkan asam lambung.
·     Sering nervousdan stress bisa membuat asam lambung meningkat, mengikis lapisan lambung, lalu perut terasa perih. Jadi sebaiknyapikiran selalu rileks selama puasa.
·     Sudah banyak sekali obat maag yang mampu menekan produksi asam lambung hingga 12 -- 24 jam. Tapi tetap dengan resep dokter, ya! 
 Sumber : Aneka Yes
| Read More About “Tips Sehat Ketika Puasa”

Apa Yang Boleh Dan Tidak Boleh Dilakukan Selama Puasa

  Puasa telah tiba. Horeee...! Tapi, banyak yang mesti kita waspadai, nih. Jangan sampai ada hal-hal yang malah mengganggu puasa kita. Intip yuk, beberapa hal yang bisa kita persiapkan dan kita lakukan ketika bulan puasa

YES !

Hand & Body Lotion
Pakai hand & body lotion saat puasa itu penting , lho. Kan kalau sedang puasa tidak ada cairan yang masuk ke badan kita. Otomatis, kulit jadi kering, deh. So, tetap dipakai supaya kulit lembab.
Lip Balm
Namanya juga tidak makan &tidak minum. Pastinya bibir menjadi kering. Pakai lip balm tidak masalah, kok. Supaya bibir kering jadi lembab dan tetap kelihatan fresh. Tapi jangan sengaja memakai lip balm rasa strawberry atau lainnya untuk dijilat, yaaaa!
Gunting Kuku
Puasa bukan berarti malas untuk bersih-bersih, kan? Jadi, kamu tetap harus rajin potong kuku biar kuman-kuman pada nggak masuk. Keep clean itu penting, guys..
Perbaiki Diri
Kalau selama ini ibadah kita kurang bagus, pas puasa saatnya kamu perbaiki diri nih. Tidak ada salah nya kan, kalau kita nongol di masjid untuk sholat berjamaah. Atau, kalau biasanya kita nggak pernah membantu ibu, sekali-sekali membantu ibu bagus juga. Pokoknya melakukan hal-hal yang positif, deh.
Baca Buku
Buat nunggu adzan maghrib, mendingan kamu baca buku-buku yang menarik dan bermanfaat. Misalnya, baca tentang konsultasi agama islam buat remaja kan ada tuh. Jadi, kita sekalian nambahin ilmu tentang agama juga.
Olah Raga
Puasa bukan berarti nggak olah raga. Biar badan tetap fit, olah raga itu perlu. Tapi nggak usah yang berat-berat. Cukup jogging atau jalan cepat dan senam. Paling baik dilakuin sore menjelang buka, biar nggak dehidrasi.

NO!!!!!

Mouth Spray
Biarpun nafas kita cenderung berbau kalau pas puasa, jangan pakai mouth spray, dong..Kan nggak boleh ada cairan yang masuk ke dalam tubuh. Bisa-bisa cairan mouth spraynya tertelan, hehehe.
Marah-marah
Eits...sabar, sabar... Kalau ada yang bikin jengkel jangan mengeluarkan koleksi kata-kata “kebun binatang” alias kata-kata nggak sopan. Kita harus sabar, di situ kan letak ujian puasa. Jadi, kalau ada yang bikin kamu emosi, istighfar aja.
Sedih
Katanya, nangis memang nggak membatalkan puasa. Tapi, ngebatalin pahala puasa. Jadi, kamu harus menghindarihal-hal yang bikin kamu nangis, termasuk nonton film sedih. Kan banyak, kegiatan menyenangkan yang bikin puasa kamu nggak berasa. Tahu-tahu sudah bedug maghrib.
Pornografi
Namanya juga puasa. Makanya, kita harus jaga mata dari segala hal yang berbau pornografi. Kan puasa harus menahan hawa nafsu. Kalu kamu hbi baca komik atau nonton film, yang ada beberapa adegan vulgarnya, stop dulu deh. Ganti saja komik atau tontonanmu dengan tema lain yang lebih positif. Siapa tahu bakal jadi kebiasaan, dan terbawa di bulan-bulan lainnya.
Tidur Sepanjang Hari
Lagi puasa bukan berarti bisa tidur seharian sampai waktunya buka. Mendingan cari kegiatan positif yang bikin hari-hari kamu menyenangkan. Lagipula, kalau tidur seharian badan jadi lemes dan kepala pusing, lho.
Renang
Olahraga pas puasa memang boleh, tapi jangan memilih yang satu in ya. Bisa-bisa peribahasa sambil menyelam minum air kejadian bener, deh.

Sumber : Aneka Yes!!
| Read More About “Apa Yang Boleh Dan Tidak Boleh Dilakukan Selama Puasa”

17 May 2010

Jangan Berubah Fany ( By : Rizqy Fauzia Ahsani)

  Briliana Defany, atau biasanya dipanggil Fany. Umurnya 14 tahun. Dia gadis muslim kelas 2 SMP Pertiwi yang pintar dan baik. Dia juga ramah dan mudah bergaul. Selama ini dia selalu mendapat peringkat 1 di kelasnya. Hobinya membaca buku, biasanya dia lebih suka membaca buku-buku remaja atau sering disebut teenlit. Dia adalah anak Pak Hasan, seorang karyawan perusahaan dan Bu Santi, seorang guru SD. Fany mempunyai kakak bernama Arya, sorang siswa kelas 3 SMA. Kak Arya tidak ada di rumah, karena sekolah kak Arya berada Salatiga. Jadi, kak Arya tinggal di kos-kosan. Pak Hasan memang menginginkan itu. Bukan karena apa-apa, tapi karena pak Hasan ingin anak-anaknya mandiri. Keluarga Pak Hasan tinggal di sebuah daerah di Semarang.
  Di sekolah, Fany mempunyai banyak teman dua teman dekatnya adalah Nina dan Putri. Mereka juga tetangga Fany. Tapi ada juga teman yang tak suka dengan Fany, yaitu Rara dan Ina. Mereka tidak suka dengan Fany karena selama ini mereka hanya mendapat peringkat 2 dan 3. Tapi, Fany tak mau memusuhi mereka. Sikapnya kepada Rara dan Ina tak jauh beda dengan sikap Fany terhadap teman teman lain. Wali kelasnya, Bu Ana juga sangat menyayanginya.
Suatu hari, ketika berangkat sekolah, Fany melihat mobil kijang dan mobil box yang berhenti di rumah kosong di tepi jalan.“mungkin ada orang yang pindah”, pikir Fany.Setibanya di sekolah, dia menceritakan hal itu kepada kedua temannya.“Hey, tadi ada orang pindah, lho”, kata Fany. “dimana ?”, tanya Nina. “di rumah kosong dekat rumah Pak Agus”, jawab Fany.
  Bel masuk tiba-tiba berbunyi. Ketiganya lalu masuk ke kelas. Hari itu pelajaran Matematika adalah pelajaran pertama. Lalu kesenian, Bu Ana mengajarkan geometri. Fany sangat menyukai pelajaran Matematika. Fany sering mengikuti kejuaraan-kejuaran matematika. Dia juga pandai bahasa Inggris, karena dia ingin menguasai bahasa negara lain.
  Ketika pulang, Fany pulang bersama kedua teman dekatnya. Rumah Nani dan Putri dekat dari rumah Fany. Rumah mereka sejalur. “nanti sore jangan lupa ke rumahku, ya! Kita ngerjain PR di tamanku”, kata Putri.“Bilang aja minta diajarin Fany matematika!”, saut Nani“ya,ya!”,Putri jujur“udah-udah, ya nanti aku ke rumahmu, daaa”, Fany menyanggupi
  Ketika sampai di rumah Fany menanyakan tentang orang yang pindah ke rumah kosong dekat rumah Pak Agus. Ternyata Pak Andi, seorang kontraktor yang akan memperbaiki jalan di kelurahan selama beberapa bulan. Istri beliau, Bu Ratna adalah seorang ibu rumah tangga. Mereka memiliki seorang anak semata wayang, yaitu Zahra Fifiana, atau sering dipanggil Zahra. Dia cantik dan pintar.
Jam 3 sore, Fany pergi ke rumah Putri dengan menaiki sepeda. Tiba di rumah Putri, sudah ada Nina dan Putri sudah menunggu seperempat jam lalu.Di taman Putri , mereka bertiga mengerjakan tugas bersama dengan diselingi obrolan obrolan ringan. Setelah pukul 16.30, Nina dan Fany pulang ke rumah masing masing untuk mandi, sholat, belajar, dan kegiatan lain. Malamnya jam 21.00, Fany pergi tidur. Sebelum tidur, Fany menyempatkan diri untuk membaca sebuah teenlit baru miliknya yang berjudul, Biru Laut. Setelah merasa benar benar mengantuk, Fany segera tidur dan berharap hari esok akan lebih baik daripada hari ini.
Pagi hari, Fany bangun, sholat, mandi, sarapan lalu berangkat sekolah. Hari itu, di kelas, Bu ana terlambat masuk kelas, Hingga siswa-siswa menjadi ramai. Beberapa saat kemudian, bu ana masuk kelas dengan diikuti seorang gadis seumuran dengan siswa kelas itu yang agak pucat wajahnya. Ternyata, itulah Zahra, anak Pak Andi. Di luar kelas, ada seorang lelaki separuhbaya yang pergi setelah melihat Zahra telah masuk kelas. Setelah memperkenalkan diri, Zahra lalu duduk di bangku belakang bangku Fany.
   Ketika bel istirahat berbunyi, Zahra pergi ke teras kelas. Fany, Putri, dan Nina pergi menemui Zahra. Mereka bertiga saling bertanya- tanya tentang Zahra. Zahra adalah pindahan dari Bogor, dia sudah pernah pindah sekolah 2 kali, dan ini yang ketiga kalinya Zahra pindah. Itu dilakukan untuk mengikuti pekerjaan ayahnya yang bertugas di berbagai tempat. Pertama kali, zahra pindah ke Jakarta. Karena, waktu itu ayah zahra ditugaskan untuk menjadi kontraktor membangun sebuah gedung di Jakarta. Setelah selesai tugas, Zahra dan keluarganya kembali ke Bogor. Beberapa waktu kemudian, Zahra pindah ke Yogyakarta. Itulah pindah kedua. Dan kini, Zahra ke Semarang. Banyak pengalaman dari berbagai tempat itu. Bahkan, tak pernah Zahra mempunyai teman yang tetap. Tapi setelah, dari Semarang, Zahra ingin tinggal tetap di Bogor, dia ingin meneruskan sekolahnya di sana. Dengan teman teman yang ada di Bogor. Walaupun ayahnya bekerja ke luar daerah, Zahra akan tinggal bersama nenek dan tantenya.
  Tak terasa 15 menit istirahat telah mereka lalui dengan cerita cerita Zahra. Mereka berempat masuk ke kelas untuk melanjutkan pelajaran selanjutnya. Keempatnya menjadi sahabat yang akrab. Ketika pulang bersama sama, karena rumah mereka berada pada satu jalur. Setiap sore, jika tak ada tugas sekolah ataupun rumah, mereka bermain bersama di rumah Putri selayaknya seorang remaja putri.
   Hari – hari mereka lalui dengan gembira, bahagia dan ceria. Suatu hari, di sekolah diadakan sebuah ulangan bahasa Indonesia mendadak oleh Pak Rudi, guru Bahasa Indonesia. Semua siswa lalu menolak keberatan. Tapi, ulangan tetap berjalan, karena Pak Rudi tak mau menarik keputusan kembali. “Belajar bukan untuk sekolah, tapi sekolah untuk belajar.” Itulah kata yang sering diucapkan Pak Rudi. Akhirnya semua siswa mengerjakan soal dengan tegang.
Satu hari kemudian, Pak Rudi membagikan hasil ulangan kemarin.”Hanya ada satu nilai terbaik, tapi tidak mencapai seratus.” Kata Pak Rudi. Semua siswa bertanya tanya dalam benak hati mereka. Siapakah yang mendapat nilai tertinggi? Ya, Zahralah orangnya. Dia mendapat nilai 96. Semua siswa tidak menyangka akan hal itu. Terutama Fany, dia tidak menyangka kalau Zahra mendapat nilai tertinggi. Nilai tertinggi kedua adalah Ina dengan mendapat nilai 93. Lho, kapan akan disebut nama Fany? Fany mendapat nilai 90. Dia mendapat peringkat keempat. Kenapa? Tadi malam, Fany tidak belajar, karena Fany pergi ke rumah tantenya. Tante Fany baru saja melahirkan. Jadi Fany menjenguk tantenya.
   Siang, ketika pulang sekolah, Fany dan pergi ke toko buku dahulu sebelum pulang ke rumah. Putri menemani Fany yang ingin membeli sebuah buku baru setelah buku berjudul Biru Laut telah selesai dibacanya. Ina dan Zahra sudah pulang. Sambil memilih milih buku, Putri menanyakan penurunan nilai Fany.” Fan, tadi kok kamu kalah sama Zahra dan Ina?” tanya Putri. “ ya...., tadi malam kan aku nggak belajar, tadi malam aku ke rumah tante Dina.” Jawab Fany.”apa kamu nggak takut kalau prestasimu turun?” Putri bertanya lagi. “ kenapa harus takut kalau aku nggak salah, insyaallah aku akan tetep mempertahankan prestasiku. Belajar, berusaha tak lupa doa. Ya... itulah, setelah itu tawakal”. Jawab Fany. Akhirnya Fany membeli buku teenlit berjudul Lentera Aisha.
   Di rumah, Fany menceritakan tentang nilai Bahasa Indosianya yang turun kepada ibunya. Ibunya tetap memberi semangat dan nasehat kepada Fany. Orang tua sangat menyayangi Fany, tapi mereka ingin, Fany menjadi seorang gadis yan mandiri, dan siap menerima suatu keadaan. Hari itu, ayah Fany pulang lebih awal daripada hari-hari biasanya. Ayahnya bertanya kepada Fany, apakah Fany mempunyai masalah di sekolah. Itulah yang sering dilakukan ayah Fany setiap pulang dari kerja. Fany juga menceritakan penurunan nilainya dan Zahra yang mendapat nilai terbaik.
Sore, Fany membaca buku barunya di belakang rumahnya.Malam harinya Fany belajar dengan giat seperti hari hari biasanya. Fany tak ingin menjadi orang yang merugi lagi. Seperti biasa, Fany membaca buku sebelum tidur, lalu baru tidur.
   Seminggu telah berlalu, hari Rabu, di kelas diadakan ulangan matematika. Fany merasa lebih yakin daripada ulangan Bahasa Indonesia minggu lalu. Ulangan pun berjalan lancar bagi Fany. Pada waktu istirahat, Fany membaca buku Lentera Aisha di perpustakaan sekolah agar Fany merasa tenang. Buku itu sangat menarik bagi Fany. Ceritanya tentang seorang gadis remaja yang disekolahkan di Muslim Boarding School dengan segala keterpaksaan oleh orangtuanya, karena gadis itu akan ditinggal kedua orangtuanya yang akan bertugas di Norwegia. Sementara Fany di perpustakaan, ketiga sahabatnya pergi ke koperasi sekolah untuk membeli peralatan tulis bersama, tanpa dilengkapi Fany.
   Sehari setelah ulangan itu berlangsung, Bu Ana mengumumkan nilai-nilai ulangan matematika. Fany merasa tegang menunggu hasil nilai ulangan matematika.” Nilai tertinggi adalah... Zahra, dengan nilai 100 dan kedua adalah Fany dengan nilai 98 , ketiga...., keempat, ....,...”. Bu Ana menjelaskan kesalahan kesalahan siswa dalam menjawab soal ulangan. Fany hanya kurang teliti saja dalam mengerjakan soal no.8 tentang Aljabar. Fany merasa sangat amat menyesal. Semangatnya menjadi turun mendengar hal itu. Karena ketika ulangan pelajaran kesukaanya, dia tidak bisa mendapat nilai terbaik.
    Jam istirahat Zahra, Putri dan Ina pergi ke kantin Bu Uti untuk jajan. Akhir ini ketiganya sering pergi tanpa Fany. Rasanya seperti sambal tanpa cabai. Fany lebih memilih untuk duduk di bangku taman sendirian sambil memikirkan nilai nilainya yang akhir akhir ini turun.”Apa karena sekarang aku lebih suka membaca buku teenlitku? Tapi, itu sudah menjadi hobiku selama ini sejak aku kelas 5 SD, jadi nggak mungkin! Atau, Zahra selama ini....? ah...! Tapi kenapa Putri dan Ina tidak menghiburku saat ini ketika aku down sekarang? Mereka lebih memilih pergi dengan Zahra!” pikiran Fany melayang-layang kemana-mana. Ketika bel masuk kelas berbunyi, Fany masuk kelas dengan wajah agak cemberut. Fany melihat ketiga sahabatnya sedang berkumpul di bangku Zahra, di belakang bangku Fany.
    Pulang sekolah, Fany lari keluar gerbang sekolah depan dengan cepat. Tak ingin diikuti ketiga sahabatnya. Dia mungkin marah kepada ketiga sahabatnya. Sekarang, Fany jarang bersama ketiga temannya itu, bahkan hampir tidak pernah. Di rumah, ketika malam hari, ayah Fany bertanya apakah Fany mempunyai masalah di sekolah. Tapi Fany tidak mau menceritakan tentang penurunan nilainya dan masalahnya dengan ketiga sahabatnya. Fany takut jika ayahnya kecewa denagn Fany.
Pagi, ketika berangkat sekolah, Fany bertemu dengan Rara di jalan. Sebenarnya, Rara tak mau bicara dengan Fany. Tapi karena Fany memulai menyapa, Rara mau berbicara dengan Fany. Fany ingin bersahabat dekat dengan Rara dan Ina. Karena menurut Fany, dengan berteman dengan mereka berdua, Fany bisa mendapatkan nilai nilai terbaiknya lagi. Mendengar hal itu, Rara berpikir cepat,”mungkin aku bisa memanfaatkan kepintaranmu, Fan!” Pikir Rara dalam hati. Rara pun mau. Sebelum ke sekolah, Rara menjemput Ina di rumah Ina. Fany selalu mengikuti apapun yang dilakukan oleh kedua orang itu, yaitu Rara dan Ina. Sesampainya di sekolah, mereka tidak langsung ke kelas, tapi Rara dan Ina pergi ke Toko DVD depan sekolah untuk membeli DVD film terbaru, jadi Fany mengikuti keduanya.
    Bel masuk berbunyi, ketiga gadis itu berlari cepat dari toko ke kelas. Mereka tahu bahwa jika telat, merka akan dipaggil guru BP. Sebenarnya, Putri,Zahra, dan Ina sudah menunggu Fany masuk kelas dari 20 menit yang lalu. Hari ini, Bu Ana masuk ke kelas. Bu Ana memberikan surat undangan untuk wali murid untuk menghadiri rapat wali murid yang diadakan 4 bulan sekali. Hari itu, siswa dipulangkan lebi awal, dengan catatan akan ada ulangan Fisika pada hari Selasa. Sepulang sekolah, Fany tidak mengikuti Zahra, Putri, dan Nina. tapi mengikuti Rara dan Ina, mereka berencana akan pergi ke plaza untuk melihat pameran elektronik.
Zahra, Putri, Ina heran dengan sikap Fany akhir-akhir ini. Dia lebih suka dengan Rara dan Ina yang dahulu sangat membencinya. Zahra takut, kalau Fany seperti ini karena Zahra selalu mendapat nilai lebih baik daripada Fany. Barukali ini mereka bertiga melihat Fany seperti itu.
    Fany pulang ke rumah jam 2 siang. Padahal, teman temannya sudah pulang dari tadi. Ibu Fany juga merasa anaknya berbeda sikapnya dengan biasanya. Jarang belajar, lebih suka melihat DVD, lebih suka bertelepon, dll. Malam harinya, Fany baru menyerahkan surat undangan untuk orangtua Fany.
Di sekolah, sebagian wali murid datang. Mereka diberitahu tentang perkambangan anak selama 4 bulan.” Briliana Defany, mengalami penurunan yang amat sangat drartis.” Mendengar kalimat itu, Bu Santi terkejut.” Nilai-nilainya turun semua, dan agak sering terlambat pergi ke sekolah.” Semua keterangan Bu Ana tidak disangka oleh Bu Santi. “ Prestasi yang paling baik, ditunjukan oleh Zahra Fifiana.” Jelas Bu Ana.
Setelah pulang, Ibu Fany menanyakan hal penurunan prestasi Fany. Ternyata benar. Di rumah Zahra, Zahra sedang sakit, mungkin karena banyak pikiran tentang Fany. Putri dan Nina menjenguknya.
Pagi hari di sekolah, terlihat Putri dan Ina tanpa Zahra. Zahra tidak masuk sekolah. Dia sakit. Pagi itu, ditekadkan oleh Ina dan Fany untuk bertanya kepada Fany tentang sikapnya.
| Read More About “Jangan Berubah Fany ( By : Rizqy Fauzia Ahsani)”

Ayah Ayah........ (By : Rifa)

Sebelum membaca tulisan ini sejenak kita menghela nafas dan teriakkan dalam hati kita” aku bahagia..”

Semoga orang tua kita diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat amin…
Ada beberapa statemen yang harus kita pikirkan, baca dengan seksama dan renungin ya..??

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan atau yang ikut suaminya merantau di luar kota bahkan luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya kan sering merasa kangen sekali dengan Ibunya.

Lalu bagaimana dengan Ayah?

Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Ayah-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu...

Kemudian Ibu bilang : "Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya,"
Ibu takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Ibu menatapmu iba. Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"

Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata: "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".

Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja.....
Kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!"

Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibu....

Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu!

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Ayah akan memasang wajah paling cool sedunia.... Ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu....
Sadarkah kamu, kalau hati Ayah merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Ayah akan mengeras dan Ayah memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Ayah akan segera datang?
Bahwa, putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Ayah.......

Setelah lulus SMA, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Ayah.

Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah di kota lain...
Ayah harus melepasmu di terminal
Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu?
Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat.

Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang."

Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah.

Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Ayah belikan untukmu".

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.

Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Ayah untuk mengambilmu darinya.
Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Ayah tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.


Dan akhirnya....

Saat Ayah melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Ayah pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Ayah menangis karena ayah sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: "Ya Tuhan tugasku telah
selesai dengan baik....

Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Ayah telah menyelesaikan tugasnya....
Ayah, papa, Bapak, atau Abah kita...

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..


Tulisan ini aku dedikasikan kepada adik-adikku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN dan SHOLEHAH…AMIN…

Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Abah / Ayah / Bapak / Romo / Ayah / Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya.
| Read More About “Ayah Ayah........ (By : Rifa)”

Cerita kiriman : Tiga Sahabat (by: Izza Rifhana Hanifa)

    Di sebuah SMP ada 3 anak gadis yang bersahabat. Mereka adalah Nia, Nella, dan Riska. Persahabatan mereka sangat erat. Sampai sampai mereka membuat sebuah rumah pohon di tepi danau. Rumah pohon itu menjadi tempat meraka berkumpul dan merayakan momen penting, seperti ualng tahun dll. Sebenarnya Riska dan Nella sudah beteman sejak SD. Lalu datanglah Nia saat masuk SMP. Mereka tahu, banyak perbadaan diantara mereka. Dari sifat,hobi kebiasan mereka berbeda beda. Tetapi mereka yakin bahwa kebersamaan tidak hanya berasal dari persamaan tetapi juga perbedaan. Itulah prinsip tiga sahabat. Tiga sahabat adalah sebutan mereka di sekolah. Mereka melewati hari-hari mereka dengan gembira.
Nia adalah gadis cantik yang agak pendiam, baik hati, rajin, dan penurut. Gadis yang gemar membaca novel ini menyukai warna biru. Karena menurut Nia, warna biru itu melambangkan laut yang tenang tapi menghanyutkan. Biasanya Nia melewati hari-harinya tanpa orangtua, karena orangtua Nia sangat sibuk denagan pekerjaanya mereka masing-masing. Ayah Nia bekerja di kantor Biro Jasa yang sering pergi ke luar .    Dan ibunya adalah pemilik sekaligus pengelola sebuah restaurant makanan ala Jepang. Nia biasanya hanya memiliki kesempatan bertemu orang tuanya di malam hari saja. Dan itu hanya bertatap muka ia tidak sempat untuk berbicara banyak. Biasanya Nia sedih karena kesiapannya selalu ada didekatnya.Tetapi untungnya ada Riska dan Nella yang bisa menemani Nia dalam kesepian. Kebetulan Nia adalah anak tunggal. Sebenarnya Nia memiliki adik yang berumur 6 tahun yang bernama Alya. Tapi 2 tahun yang lalu Alya meninggal karena penyakit typus yang diderita Alya. Pada awalnya Nia sangat senang memiliki adik. Karena bisa menemani Nia dalam kesepiaan. Tapi Nia harus mengubur dalam dalam kenangan indah bersama Alya yang hanya bisa ia nikmati dalam sekejap.
     Berbeda dangan Nia, Nella memiliki sifat yang berbeda. Nella adalah anak yang agak tomboy tapi berwajah manis. Nella adalah anak yang periang, agak cuek, tapi perduli jika ada teman yang ada dalam kesusahan. Nella adalah anak yang paling dewasa diantara Nia dan Riska. Gadis yang gemar dengan basket ini sangat menyukai warna hijau. Karena menurut Nella warna hijau melambanggkan kesegaran yang alami. Ayah Nella bekerja sebagai Dosen disebuah Universitas ternama di. Ibu Nella bekerja sebagai Psikolog di sebuah rumah sakit. Nella memiliki 2 saudara. 1 kakak laki-laki yang bernama Ardi. Dan 1 kakak perempuan yang bernama Sella.
    Dalam hidup Nella, ia berprinsip bahwa semua pasti dapat ia miliki asalkan ada usaha, doa dan tawakal pada Allah swt.Berbeda dengan Nella dan Nia, Riska memiliki sifat yang berbeda pula. Riska adalah gadis mungil yang manis dan agak cerewet. Riska anak yang lucu dan pd (percaya diri) tapi dia memiliki hati yang baik dan mulia. Gadis yang gemar menggambar ini menyukai warna oranye. Karena menurutnya warna oranye itu tidak gelap dan tidak juga terang. Jadi menurutnya warna oranye adalah warna yang unik. Sebenarnya kegemaran menggambar adalah keturunan dari ayahnya, karena ayahnya bekerja sebagai arsitek. Dan ibu Riska adalah ibu rumah tangga yang memiliki usaha tanaman hias yang cukup berhasil. Riska memiliki adik laki-laki namanya Rio. Rio sekarang berumur 8 tahun. Riska memiliki mimpi, jika ia sudah besar dia ingin menjadi arsitek hebat seperti ayahnya.Sebenarnya mereka itu termasuk anak yang pandai dan menonjol.Setiap tahun mereka selalu ada di peringkat 3 besar. Mereka bertiga berada dalam satu kelas yang sama. Nia berada di peringkat pertama. Nella berada ada di peringkat kedua.Riska berada di peringkat ketiga. Selain dikatakan pandai, teman teman yang lain menyebut tiga sahabat sebagai primadona, tetapi Nella, Nia dan Riska tidak mau dikatakan primadona. Karena menurut mereka itu berlebih lebihan. Selain mereka pandai mereka juga cantik dan orang tua mereka berkecukupan semua. Tetapi mereka tidak mau menyombongkan apa yang mereka miliki sekarang. Karena mereka yakin bahwa apa yang mereka miliki sekarang hanya bersifat sementara saja.
    Suatu hari ketika di sekolah ada yang berubah dengan sikap Riska. Ia yang yang biasanya memulai perbincangan saat bertemu dengan temen temanya dengan kecerewetannya yang khas.Tapi tiba tiba akhir-akhir ini ia berubah menjadi pendiam yang murung dan suka melamun.Dan nilainya pun menurun derastis. Nella dan Niapun meraskan perubahan yang terjadi pada kawannya itu. Berbagai cara sudah dilakukan Nella dan Nia untuk menghibur Riska. Tetapi tetap saja sikap Riska. Nella dan Riska mencoba merayu Riska untuk bercerita. Dan Riska pun hanya tetap diam termenung dalam pertanyaan Nella dan Nia. Akhirnya Nella dan Nia sepakat untuk mengikuti Riska sepulang sekolah. Tapi mereka tidak mendapatkan fakta fakta yang dapat menyebabkan riska berubah.Akhirnya suatu malam Nella dan Nia sepakat untuk datang kerumah Riska. Setelah sesampainya mereka di rumah Riska mereka segera menuju ke pintu masuk untuk mengetuk pintu. Tetapi belum sempat untuk mengetuk pintu mereka berdua mendengar keributan dari dalam.Keributan itu sepertinya suara dari orang tua Riska. Dan mereka pun mengurungkan niat untuk mengetuk pintu dan masuk ke dalam rumah Riska. Mereka hanya bisa mengintip dari jendela. Memang benar ternyata yang bertengkar di dalam adalah ke dua orang tua Riska. Mereka lalu menuju jendela kamar Riska yang belum tertutup. Mereka mengintip dari luar. Ternyata Nella dan Nia mendapati Riska sedang menangis dalam kamar mendengarkan pertengkaran orang tuanya. Nella dan Nia pun semakin khawatir. Malam pun semakin larut. Setelah melihat semua kejadian itu lalu mereka putuskan untuk pulang. Dalam perjalanan Nella dan Nia menyimpulkan bahwa akhir akhir ini Riska berubah karena ada masalah dalam keluarganya.
Esok harinya saat di sekolah sikap Riska tetap saja tidak berubah seperti kemarin. Sepulang sekolah Nella dan Nia mengajak Riska untuk pergi ke rumah pohon. Karena, sudah lama mereka tidak pergi ke sana.Awalnya riska menolak tawaran mereka. Tetapi akhirnya mau karena didesak terus oleh Nella dan Nia.... Sesampainya di rumah pohon Nella dan Nia berusaha menghibur Riska. Dan di sana Nella dan Nia memberi tahu bahwa mereka sudah tahu apa masalah yang dialami oleh Riska sekarang. Riska semakin sedih mendengar pernyataan itu. Nella Dan Nia berjanji akan membantu menyelesaikan masalah tersebut. Beberapa saat kemudian tercetuslah ide untuk memecahkan masalah ini dari Nia. Nia berpikir bahwa mereka dapat menyelesaikan masalah dengan meminta bantuan orangtuanya dan ibunya Nella. Karena orang tua Nia dan Orang tua Riska Bersahabat dan ibunya Nella adalah psikolog. Pada awalnya Riska tidak mau menerima ide tesebut karena Riska takut merepotkan. Tapi Nella dan Nia terus mendesak agar mau menerima ide tersebut. Karena mereka berdua yakin bahwa orang tua mereka mau membantu mereka dengan senang hati. Akhirnya Riska setuju dengan ide tersebut. Sore semakin larut. Dan akhirnya mereka putuskan untuk pulang ke rumah masing masing.
     Sesampainya di rumah, Nella pun bercerita pada ibunya jika sahabatnya memiliki masalah. Dan dia membutuhkan bantuan ibunya Nella yang berprofesi sebagai psikolog. Setelah cerita panjang lebar tentang masalah tersebut, ibu Nella mau membantu. Begitu juga dengan Nia yang mau mengorbankan tidurnya untuk menunggu orang tuanya datang, dan bercerita. Tak berbeda dengan Ibunya Nella, orang tuanya Nia pun mau membantu.
     Esok harinya mereka bertemu di sekolah. Nella membawa kabar baik untuk Riska yaitu ibunya Nella mau membantu menyelesaikan permasalahan Riska. Tak berbeda dengan Nella, Nia pun membawa kabar yang sama baiknya, yaitu orang tua Nia mau membantu menyelesaikan masalah Riska. Sekarang Riska sudah bisa sedikit tersenyum dari pada hari hari kemarin yang menjadi pendiam yang murung dan suka melamun. Tetapi ada satu masalah lagi, apakah mau orang tua Riska setuju dengan pertemuan tersebut??? Tetapi mereka yakin kalau orang tua Riska menyetujui pertemuan itu. Akhirnya mereka memutuskan untuk tempat pertemuan di restaurant ibunya Riska besok saat jam siang.Siang harinya pertemuan dimulai. Riska,Nella dan Nia menunggu di rumah pohon.Hati Riska, Nia, dan Nella berdebar-debar tak sabar menunggu hasil perbincangaan mereka. Tetapi sebelumnya Riska sudah siap bila pada akhirnya nanti kedua orang tuanya harus bercerai. Beberapa jam kemudian , ibunya Nella menelpon Nella, bahwa pertemuan sudah selesai. Dengan hasil bahwa memang orang tua Riska harus bercerai. Setelah Nella mendengar kabar itu Nella tidak langsung memberi tahu pada Riska, tapi berdiskusi dahulu dengan Nia. Nella dan Nia pun memberi kabar pada Riska bahwa kedua orang tuanya memang harus bercerai. Mendengarkan pernyataan yang dilontarkan Nella dan Nia, Riska pun menangis. Dan Riska berkata aku ikhlas menerima ini semua. Hari semakin sore. Setelah Riska sudah tenang mereka pulang ke rumah masing-masing. Dan ini adalah sebuah pengalaman yang pahit bagi Riska.
| Read More About “Cerita kiriman : Tiga Sahabat (by: Izza Rifhana Hanifa)”

6 May 2010

Adik Baru (by : Rizqy Fauzia Ahsani)

Siang itu, Alya pulang sekolah bersama temannya, Shofi. Wajah mereka agak lemas kelelahan tak seperti hari-hari biasanya. Mereka baru saja pulang dari les untuk persiapan UASBN tahun ini. Mereka berdua sudah kelas 6 SD. Sekolah mereka di  SD Nusantara. Alya bersahabat dengan Shofi sudah 6 tahun silam, ketika Alya masuk ke SD Nusantara.

Sesampainya di rumah, Alya menceritakan tentang hal-hal yang dialaminya di sekolah kepada ibunya. Tak lupa, Alya juga menanyakan soal-soal yang susah untuk dikerjakan. Sebenarnya, Alya ingin bertanya kepada ayahnya. Tapi apa boleh buat, Pak Ahmad, ayah Alya bekerja sampai sore. Itupun jika ayahnya  tidak lelah. Pak Ahmad bekerja di sebuah perusahaan asuransi. Sedangkan ibu Alya hanya seorang ibu rumah tangga. Alya mempunyai seorang adik bernama Dimas. Dimas baru kelas 2 SD, satu sekolah dengan kakaknya.

Setiap malam, Pak Ahmad menyuruh Alya belajar dengan giat. Walaupun biasanya Pak Ahmad menyuruh dengan nada agak tinggi jika Alya sedang malas. Itu semua dilakukan Pak Ahmad agar Alya dapat lulus. Bukan hanya lulus, tapi mendapat nilai yang baik. Dan bukan hanya itu, tapi agar Alya dapat sekolah favorit yang diinginkan. Tapi, Alya sering menyalahartikan ketika Pak Ahmad menyuruhnya belajar dengan nada agak tinggi, hampir marah. Alya menganggap ayahnya melampiaskan kelelahannya pada Alya.

Pagi hari di sekolah Alya sangat ceria bersama teman-temannya. Ibu Alya membekali Alya dengan makan siang untuk persiapan les. Hari itu ada pelajaran IPS. Pelajaran yang susah menurut Alya susah. Untung saja tidak ada mapel IPS dalam UASBN.

Ketika pulang sekolah, Alya pulang sendirian. Shofi sudah dijemput ayahnya. Memang terkadang Alya merasa iri terhadap temannya itu. Tapi Alya berusaha menghilangkan jauh-jauh rasa itu. Sinar matahari yang amat terik dilaluinya sendiri.

Di rumah, Alya bertanya-tanya di manakah keluarganya. Ayah, ibu, dan adik Alya tidak di rumah. Keluarga Alya baru datang pada sore harinya. Malamnya Dimas menceritakan kemana dia pergi bersama ayah dan ibu kepada kakaknya. “Tadi sore aku pergi ke klinik Sehat Sejahtera, lho kak!”, cerita Dimas.”Untuk apa? Tidak ada yang sakit kan, kan?”, tanya Alya penasaran. “Tidak. Tapi, tadi ibu di-USG. Katanya aku akan punya adik. Kakak juga, kakak akan punya adaik lagi, kakak mau perempuan apa laki-laki?”, jawab Dimas. “Hah? Punya adik lagi? Jadi, sekarang ibu sedang hamil?”, tanya Alya kaget. “Iya, kakak senang, kan?” tanya Dimas. “I.....I.....Iya.”, suara Alya terbata-bata. Ternyata ibu sudah hamil 2 bulan. Dan 7 bulan lagi alya akan mempunyai adik lagi.
Di sekolah, Alya kelihatan murung tak seperti biasanya. Dia tidak bermain bersama teman-temannya. Ketika istirahat, Alya hanya terdiam duduk di bangkunya. Sementara teman-teman lainya pergi untuk membeli jajan. Tak seperti biasanya Alya seperti ini. Alya biasanya sangat ceria, senang bermain, dan senang bercerita dengan teman-temannya.

Sepulang sekolah, Alya berbincang-bincang dengan Shofi. Mereka berdua pulang dengan jalan kaki.“Alya, kamu tad kok murung sih? Kamu baik-baik aja kan?”, tanya Shofi. “ ng........nggak apa-apa kok, aku boleh tanya sesuatu nggak?”, jawab Alya. “ Ya, boleh. Apa?”, Shofi menyanggupi.“jika seandainya kamu akan punya adik, apa yang kamu rasakan?”. “Ya, aku akan sangat senang. Dia pasti akan yang menemaniku jika kesepian. Apalagi selama ini  kakakku sekolah di luar kota, jadi aku selalu sendirian di rumah jika bapak dan ibuku pergi.”.“Tapi, apa kamu tidak takut kalau.......... Ah, tidak usah!”.“Takut apa, Al? Takut kalau orang tuaku tidak sayang lagi denganku?”.“Lho, kamu kok tahu?”.“Ya, aku tahu. Jadi, kamu akan punya adik lagi, ya? Kenapa harus takut? Kamu seharusnya senang!”. “Tapi sekarang ayah sering marah denganku! Setiap malam, ayah sering memarahiku untuk belajar. Ayah sering mengajak Dimas pergi, sedangkan aku tidak.”.“Sebenarnya, semua itu demi kebaikanmu. Ayahmu pasti ingin kamu lulus UASBN. Bukan karena ayahmu tidak sayang denganmu. Bahkan ayahmu sangat sayang denanmu.” .Tak terasa 10menit mereka lalui dengan berbincang-bincang, mereka berdua sampai di depan rumah Alya. “Ya sudah, Fi. Aku pulang dulu ya! Sampai ketemu besok ya!”, kata Alya berpamitan. “Eh kalau bisa, besok kamu main ke rumahku ya!” pinta Shofi. “Ya, insyaallah kalau bisa!”, jawab Alya.

Di rumah, sikap Alya sama ketika di sekolah. Menjalani semua kegiatan dengan murung. Kali ini, Alya tidak menanyakan soal yang menurut Alya tidak bisa, dia lebih memilih berdiam di kamar. Malamnya, Pak Ahmad menyuruh Alya belajar dengan memberi beberapa nasehat. Lagi-lagi, Alya menyalahartikan hal itu. Alya langsung ke rumah Shofi. Sebelumnya, Alya sudah meminta izin kepada ayah dan ibunya pada pagi hari. Sampai di rumah Shofi, Alya diajak untuk sholat Dzuhur terlebih dulu, lalu makan siang. Ibu Shofi sangat baik dan ramah. Seusai itu, Shofi mengajak untuk belajar di kamarnya. Kamarnya sangat rapi dan bersih. Di dalam kamar, Alya melihat beberapa foto berderet di meja belajar Shofi. Di situ, berderet foto-foto Shofi. Tapi di deret terakhir, ada sebuah foto yang sangat menarik bagi Alya. Di foto itu ada foto Shofi kecil, kakak Shofi yang menggendong seorang bayi laki-laki. Alya penasaran, siapakah bayi itu.”Fi, bayi itu siapa?”, tanya Alya penasaran. “oooooooo itu, Itu adalah adikku. Namanya Putra.” Jawab Shofi. “Sekarang dimana?”.“Adikku sudah meninggal. Ketika dia masih berumur 11 bulan. Kata ibu,waktu itu dia demam tinggi, dan akhirnya dia tidak ada.”.“Maaf ya, Fi. Aku mengingatkanmu akan hal itu. Kamu pasti sangat sedih kehilangan adikmu.”.“Tak apa. Ya, memang sedih, tapi mungkin itu sudah skenario-Nya untukku. Dan Dimas pasti akan sedih jika bernasib sama sepertiku. Dia ingin sekali punya adik. Dan jangan kecewakan Dimas, Al!” “Sekali lagi maaf, ya. Aku tidak bermaksud untuk membuatmu sedih!” “Nggak apa-apa. Udah, kita belajar lagi yuk!!!!!!!”Mereka berdua melanjutkan belajar. Alya masih takut jika menyakiti hati Shofi. Tapi, Shofi tidak marah dengan Alya. Shofi adalah sahabat yang baik, pemaaf, dan dewasa. Alya pulang ke rumah setelah selesai belajar. Kira-kira pukul 15.30. Sampai di rumah, sikap Alya sudah seperti biasa lagi, ceria. 7 bulan telah berlalu, Alya sudah masuk di sekolah favorit yang diingankannya. Dan ibu Alya melahirkan bayi yang sehat dan normal. Akhirnya, Alya mempunyai adik baru perempuan. Alya sangat senang, dan berjanji akan menyayanginya. Alya yakin, ayahnya akan memberi kasih sayang yang sama. Semua yang dilakukan ayahnya itu demi kebaikan Alya. Pak Ahmad ingin anaknya menjadi anak yang sukses, dewasa, mandiri, berakhlaq mulia, dan pintar.
| Read More About “Adik Baru (by : Rizqy Fauzia Ahsani)”

30 January 2010

30 Foto yg Paling sering dilihat di situs Flickr

Sory agak Telat Gan'
Inilah 30 Foto yg Paling sering dilihat di situs Flickr Tahun 2009..
Banyak Nilai seni, Tapi ada yg Lucu jg gan..


Spoiler for :




Spoiler for :








Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Spoiler for :




Gmana gan'.. Keren gk gan'...

| Read More About “30 Foto yg Paling sering dilihat di situs Flickr”

Pantai Unik Dengan Pasir Berwarna-warni !! (+pic)

Spoiler for pic:


Deburan ombak dan pasir putih merupakan tempat liburan dan bersantai favorit banyak orang. Bosan ? ternyata tidak semua pantai sama warna pasirnya : abu-abu atau putih. Inilah pantai-pantai unik dengan pasir berwarna.

Spoiler for pic:


Berlawanan dengan bayangan pasir putih, pasir di pantai ini justru berwarna hitam. Pantai Panalu-u yang terletak di Samudra Pasifik ini berwarna hitam yang merupakan pecahan bebatuan vulkanik, yang mengendap sebagai lava dan kemudian menjadi dingin ketika bertemu lautan. Menurut kepercayaan penduduk setempat, membawa pasir ini untuk dibawa pulang dapat membuahkan kutukan dari Dewi Penunggu Gunung Berapi yang ada di pulau tersebut.

Spoiler for pic:


Pantai dengan pasir hijau ? Masih dikawasan pasifik juga, inilah Pantai Pappakolea. Pulau-pulau dikawaan pasifik memang terbentuk akibat aktivitas vulkanik, dan tak heran jika bebatuan dan pasirnya pun berwarna unik. Pasir ini merupakan kristal olivin yang dihasilkan dari gunung berapi kerucut yang letusan (erupsi) dan longsorannya (erosi) menyebar disekeliling gunung.

Spoiler for pic:


Pantai Khaya-lulu, atau pantai pasir merah, juga berada di kawasan pasifik. Erupsi dan erosi pada bukit kerucut disekitarnya menghasilkan pasir berwarna merah ini.

Quote:
Originally Posted by ITB ITB View Post
di Indonesia ada juga gan, Pantai Pasir Pink namanya, di Kepulauan Komodo. tadi pagi baru nonton di TV

sumber > http://fotounikaneh.blogspot.com/2010/01/pantai-unik-cantik-dengan-pasir.html

| Read More About “Pantai Unik Dengan Pasir Berwarna-warni !! (+pic)”

Teknologi Terkeren 2010, TELEVISI 3D !


Prototipe Televisi 3D LG, Maret 2009


Siapa yang sudah menonton Avatar di bioskop 3D? Dahsyat kan? Planet Pandora seakan-akan menjadi benar-benar hidup..


Betapa cepatnya perkembangan teknologi dunia. Sepertinya baru saja kita mulai memasuki masa televisi berdefinisi tinggi, Plasma, LCD, dan LED. Tapi sekarang di 2010 ini, diperkirakan televisi high definition berteknologi 3 Dimensi, 3D, sudah mulai akan ada di pasaran.

Bayangkan saja, kalau anda menonton film, atau siaran TV tentang pantai terindah di dunia, yang pasirnya putih dan airnya biru jernih, maka anda akan nyaris seperti berada di sana. Keren kan? Atau kalau Anda menonton film seperti Avatar (James Cameron, 2009) misalnya, maka anda akan seperti berada di planet lain.

Dan yang paling seru, kalau anda menonton olahraga, seperti sepakbola, Manchaster United lawan Everton, atau nonton World Cup, anda akan seperti nonton langsung di stadionnya. Dan pemain-pemain bintangnya, seperti sedang berlaga di dekat anda di ruangan anda. Benar-benar gila!

Teknologi televisi 3D sudah dimiliki oleh para produsen elektronik ternama dunia seperti LG, Samsung, Sony, dan Panasonic. Bahkan yang ”3D ready” sudah ada di toko-toko di Amerika, Jepang, dan Korea dengan harga antara US$ 1000 sampai US$ 2800. Yang akan dipasarkan 2010 adalah versi yang lebih canggih.

Tayangan 3D yang tadinya sering terlihat sedikit gelap, sudah bisa diatasi sejak lama oleh LG, dengan teknologi barunya yang memiliki kecerahan gambar (brightness) tinggi.

Bahkan di Korea Selatan, televisi di sana, dengan dukungan habis-habisan dari pemerintahnya dan konglomerat-konglomerat raksasa Korea (Chaebol), sudah akan mulai menayangkan program-program televisi 3 Dimensi hanya dalam waktu beberapa minggu lagi, awal 2010.

Bagaimana teknologi 3D bekerja? Caranya adalah film atau tayangan diproduksi dengan 2 atau lebih kamera untuk sebuah gambar, yang akan dibagi menjadi gambar untuk mata kanan dan untuk mata kiri. Nantinya kita juga akan memakai kacamata khusus (dengan kaca biru dan merah itu), yang akan menyatukan gambar yang ditangkap oleh mata kanan dan mata kiri. Dari sanalah akan tercipta ilusi kedalaman 3 Dimensi.

Tapi kacamata yang akan diproduksi nanti akan lebih maju dari kacamata murahan yang sekarang banyak dipakai di bioskop-bioskop. Sedangkan teknologi tanpa kacamata khusus juga sebenarnya telah ada, tapi masih sangat mahal dan kompleks untuk diproduksi secara masal.

sumber > http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3224453
| Read More About “Teknologi Terkeren 2010, TELEVISI 3D !”
previous home

Mau Cari Apa ?

Berlangganan

kirim update terbaru dari

54K1J0 Site langsung ke Email anda!

ADS KAMU Berlangganan 54k1j0 Site Melaui Email

Adsense Indonesia

Statistik

free counters

banner x-change

 

recent comment

Teman-TemanKU

Recent Post